5 Hal Penting yang Nggak Boleh Dilupakan Saat Olah Raga

by - Mei 04, 2020

Hal Penting yang Nggak Boleh Dilupakan Saat Olah Raga
Yang nggak boleh dilupakan saat olah raga


Halo, gimana nih puasanya? Masih lancar kan? Semoga rezeki dan kesehatan juga masih lancar ya. Tumben kan kalimat pembuka saya (( agak bener )). Kali ini kita ngobrolin olah raga yuk!

Sejak WFH #DiRumahAja, saya jadi setiap hari olah raga. Mau berusaha aktif seperti apa pun, aktivitas fisik saya jauuuuuh sangat berkurang dibandingkan dengan masa sebelum pandemi. Pas masih bisa ke gym, saya squat dengan beban 20 kg, deadlift 30 kg, bahkan leg press 70 kg. Sekarang senjata saya hanya dumbell 6 kg. Jauh banget ya, awokwokwok. Pengen investasi dengan beli dumbell yang bebannya lebih berat, tapi duitnya masih harus dialokasikan untuk yang lain. Ya sudah, terima nasib dulu.

Tapiiiii.. saya justru jadi tertantang loh nyobain home workout yang ada di Youtube! Saya juga jadi lebih sering latihan hal-hal yang nggak biasa saya latih, seperti: latihan fleksibilitas tubuh, improve kemampuan push up, bahkan jadi rajin melatih otot perut. Orang lain hobi sit up biar perut kenceng, saya malah males. Bikin saya nggak boleh ngeluh kalau perut nggak kenceng :))

Oiya, karena waktu untuk olah raga juga jadi lebih longgar, saya jadi lebih disiplin melakukan hal-hal yang sebenarnya nggak boleh dilupakan saat olah raga.

1. Pemanasan


Tolong dicatat ya, PEMANASAN ITU PENTING. Pemanasan wajib dilakukan sebelum memulai "main workout", sebelum jogging, zumba, maupun weight lifting. Saya biasa pemanasan dengan stretching dan cardio ringan. Sebelum weight lifting, saya fokuskan stretching pada bagian tubuh yang akan saya latih. Misal saya mau latihan otot kaki, ya saya akan lebih fokus stretching di bagian kaki. Dengan stretching, otot menjadi lebih fleksibel sehingga dapat meminimalkan terjadinya kram otot atau cidera pada saat weight lifting. Selain itu juga dapat mengurangi muscle soreness setelah weight lifting.

Baca juga: 7 Tips Untuk Jogging yang Lebih Menyenangkan

Setelah stretching, lanjut dengan cardio ringan: jalan kaki, jumping jack, naik-turun tangga, dll. Fungsinya adalah untuk meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan aliran darah ke otot sehingga tubuh menjadi lebih siap untuk diajak olah raga. Biar tubuh nggak terkaget-kaget ya, zheyenk. Ibarat mau naik mobil deh. Sebelum mobil jalan, mesin juga harus dipanasi terlebih dahulu kan? Sama halnya dengan tubuh kita.

2. Tetap terhidrasi


Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi selama olah raga merupakan hal yang penting. Tubuh manusia terdiri dari 50-60% air. Saat olah raga, tubuh kita akan kehilangan cairan tubuh yang dapat mengakibatkan dehidrasi. Ketika dehidrasi, tubuh bakal kekurangan energi dan merasa kelelahan. Bagi saya yang darah rendah, menjaga tubuh tetap terhidrasi ketika olah raga penting banget. Kalau tubuh kurang cairan bisa semaput. Jadi kalau kalian bukan alien yang embuh tubuhnya terdiri dari apa, jangan lupa minum pada saat olah raga ya! Minum secukupnya agar perut nggak kembung.

3. Mengelap keringat

Kalau keringetan jangan lupa pakai handuk untuk mengelap keringat ya, agar pori-pori nggak tersumbat dan malah jadi jerawatan. Ini berlaku nggak hanya untuk wajah, tapi berlaku juga untuk badan. Kalau saya membiarkan badan saya keringetan dan nggak di-lap selama latihan, pasti besoknya ada jerawat kecil di punggung. Jerawat di punggung memang nggak kelihatan, tapi mengganggu banget. Jadi saya selalu sedia handuk ketika sedang olah raga.

Baca juga: Haruskah Berkeringat Pada Saat Olah Raga?

Yang perlu diperhatikan pada saat mengelap keringat adalah handuk jangan digosok-gosok ke kulit. Cukup di-tap-tap untuk meminimalkan gesekan dengan kulit. Kalau lagi keringetan, kulit kita cenderung lebih sensitif.

4. Jangan overtraining


Overtraining adalah kondisi di mana kita merasa kelelahan karena latihan yang berlebihan. Saya sendiri pernah mengalami overtraining, badan lemas sepanjang hari seperti kekurangan energi. Overtraining bisa terjadi ketika kita olah raga tanpa memperhatikan kemampuan tubuh sendiri. Sebenarnya kita sudah merasa lelah, tapi kadang karena terlalu bersemangat terus main hajar aja. Kadang juga terjadi karena kita terlalu memikirkan berapa kalori yang terbakar pada saat olah raga. Ketika merasa masih kurang banyak kalori yang terbakar, lanjut olah raga sampai berjam-jam.

That's not good, zheyenk.

Kita tetap harus memperhatikan kemampuan tubuh sendiri. Jika memang sudah merasa kelelahan, ya berhenti. Masih ada hari esok. Dan btw terlalu terobsesi dengan berapa kalori yang terbakar pada saat olah raga itu nggak baek loh. Saya pernah merasakannya. Olah raga bukannya happy tapi malah jadi stress.

Baca juga: Tetap Membakar Kalori Meskipun Sedang Istirahat, Bagaimana Caranya?

5. Pendinginan


Pendinginan sama pentingnya dengan pemanasan. Pemanasan dilakukan agar tubuh lebih siap untuk olah raga, sedangkan pendinginan dilakukan agar suhu tubuh dan detak jantung kembali normal secara perlahan sehingga tubuh bisa kembali rileks. Pendinginan bisa dilakukan dengan mengikuti gerakan-gerakan yoga yang fokus ke pernafasan dan relaksasi. Oiya, menurut saya must have item untuk home workout adalah matras karena bakalan kepakai untuk pemanasan dan pendinginan. Sejak saya rutin melakukan pendinginan, saya merasa badan jadi lebih enteng setelah olah raga.

Hal Penting yang Nggak Boleh Dilupakan Saat Olah Raga
Yang berbulu itu bukan alat olah raga ya!


Thank you for stopping by! :-*
Instagram: @monicaagustami | Email: monicaagustami@gmail.com

You May Also Like

2 komentar

  1. Whainiii, Bapak Eko sudah melakukan yang nomor 4, alhasil esoknya pake Conterpain 😪

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah tentu senut2 di semua bagian tubuh, wkwkwk.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...