5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Diet

by - February 10, 2020

5 Kesalahan yang sering dilakukan saat diet

Hai, sobat menthel! Kali ini Dek Mon nggak nulis soal makeup ataupun skincare yes. Tapi mau nulis topik yang nggak kalah penting yaitu soal healthy lifestyle. Selain sangat berpengaruh ke bentuk badan, juga sangat berpengaruh untuk kondisi kulit saya. Sobat menthel yang ngikuti blog saya dari awal pasti tahu kalau kulit saya nggak pernah jauh dengan yang namanya jerawat. Tapi sekarang, jerawat udah eneug sama Dek Mon jadi nggak pernah nangkring lagi.

"Bingung diet mulai dari mana, takut salah."



Dalam hal apapun "takut salah" adalah sebuah kesalahan. Kita tahu mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan pembelajaran dan juga pengalaman #DekMonbijak. Kalau belum mulai saja sudah takut salah, ya piye mau maju. Kalau bingung mau mulai dari mana, saya pernah tulis tentang 5 langkah mudah memulai diet. Mungkin bisa dibaca terlebih dahulu sebelum lanjut membaca tulisan saya kali ini. Kalau nanti-nanti bisa saja lupa. Betul?

Saya pun pernah kok ada di masa melakukan banyak kesalahan soal diet. Sekarang juga masih banyak salah, tapi ya agak mendingan lah, wokwok. Saya akan tuliskan 5 kesalahan yang saya lakukan saat awal memulai diet.

1. Menghindari karbohidrat


Sangat familiar dengan statement "nggak usah makan nasi, nanti gemuk" kan? Saya pun pernah di masa saya pikir nasi putih itu bikin gemuk. Padahal yang bikin gemuk adalah kalori surplus, selama nggak kalori surplus ya nggak akan tambah gemuk. Kalau kalian bingung tentang kalori surplus, coba baca tulisan saya yang tentang bagaimana cara memahami TDEE.

Karbohidrat adalah makro nutrisi yang oleh tubuh diubah menjadi gula darah sebagai sumber utama energi. Tapi nggak semua gula darah dalam tubuh digunakan sebagai energi. Ada yang disimpan di hati, otot, dan juga sel-sel tubuh sebagai cadangan energi. Kebayang nggak kalau tubuh kita kekurangan energi karena kurangnya asupan karbohidrat? LEMES. I've been there. Kerja nggak fokus, ngantuk, lemes. Payah banget lah pokoknya. Selain itu, kurang asupan karbohidrat juga bikin saya sembelit. Sudah ambaien, sembelit pula. Sebal.

Lalu berapa sih idealnya asupan karbohidrat untuk setiap harinya agar gula darah nggak tinggi tapi energi tetap cukup? Tergantung kondisi tubuh kita, tapi sebagai patokannya kalian bisa cek di website Kemenkes. Atau cari saja di Googel dengan kata kunci "Angka Kecukupan Gizi Kemenkes". Kurang lebih akan ada tabel seperti di bawah ini.

Tabel angka kecukupan gizi

2. Menghindari lemak


Ada yang namanya lemak baik (lemak tak jenuh) dan lemak jahat (lemak jenuh). Contoh lemak baik adalah olive oil, sedangkan contoh lemak jahat adalah makanan yang dimasak dengan metode deep fried. Terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh dapat memicu penyakit jantung maupun stroke.

"Kalau diet harus makan makanan yang direbus ya? Kalau nggak, bisa gemuk?"

Dalam hal "mengurangi BB" selama kita nggak mengonsumsi makanan dengan total kalori melebihi TDEE kita, BB nggak akan naik. Jadi tetap nggak masalah kalau mau konsumsi lemak, nggak harus semua makanan direbus. Ra enak juga kan? Tapi kalau mau sehat juga, tentu lemak tak jenuh adalah pilihan yang tepat untuk menumis sayur.

Btw, ada golongan vitamin yang baru bisa diproses oleh tubuh ketika ada "bantuan" dari lemak tubuh, yaitu vitamin A, D, dan E. Kalau tubuh kekurangan asupan lemak, vitamin tersebut tidak akan bisa diproses dengan baik oleh tubuh. Kekurangan asupan lemak juga dapat menyebabkan keseimbangan hormon terganggu. Bagi perempuan, efeknya adalah siklus menstruasi terganggu. Saya pernah nggak mens 6 bulan karena diet ketat, makan makanan rebusan thok. Ngalamat.

3. Masak tanpa bumbu


Ini nih yang paling sering ditanyakan di Instagram!

"Kalau lagi diet boleh nggak sih masak itu dibumbui?"

Wahai Maemunah dan Bambang, jika masih ada pertanyaan seperti ini di pikiran, segera lah bertobat. Ya jelas boleh lah masak dibumbui, nek nggak lak ya rasane hambar. Ha kok seperti kisah cinta Dek Mon saja. Hambar.

Makanan sehat dan enak

Sejauh ini, yang masih sering pada salah tangkap adalah soal garam. Tahu nggak sih faedahnya kita konsumsi garam? Garam dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Kalau cairan dalan tubuh nggak seimbang, lemes. Selain itu kalau makan makanan tanpa garam, apakah bisa makan dengan happy? Bisa konsisten makan makanan sehat? Pasti tidak kan?

Batasan asupan garam per hari menurut Kemenkes adalah 4 sendok makan atau sekitar 50 gram. Kalau kalian suka konsumsi makanan ringan dengan kandungan natrium atau sodium yang tinggi, bisa mengurangi "jatah" asupan garam. Kalau masaknya tanpa garam, tapi snack-nya tetap makanan ringan yang tinggi natrium atau sodium ya podo bae.

4. Olahraga setiap hari dan HANYA cardio


Masih banyak perempuan yang takut latihan angkat beban dengan alasan angkat beban bikin badan kekar seperti laki-laki. Karena masih banyak perempuan yang lebih memilih untuk melakukan cardio seperti zumba dan jogging. Dan demi mendapatkan bentuk tubuh yang ideal secara cepat lantas olahraga setiap hari. Tubuh juga butuh istirahat loh, nggak bisa kalau tubuh disuruh kerja rodi. Ya ngambek. Bayangkan kita disuruh kerja setiap hari tanpa hari libur. Muak tidak?

Olahraga itu bagus untuk kesehatan, yang penting jangan sampai overtraining. Jangan sampai harusnya sehat, eh malah sakit. Kurang asupan karbohidrat, olahraga setiap hari. Cepat-cepat bertobat sajalah. Olahraga itu yang penting konsisten dilakukan, bukannya semangat di awal tapi menguap begitu saja. Jangan seperti cintamu yang menguap begitu saja itu.

5. Diet terlalu ketat


Diet ketat dalam artian "terlalu saklek": jumlah kalori yang masuk harus on point, olahraga harus 5 kali seminggu, semua makanan harus dimasak sendiri, and the bla bla bla... Stress dibikin sendiri. Memang ada tipe orang yang sangat telaten sehingga kalori masuk tetap on point, bisa masak setiap hari, dan tetap bahagia. Saya bukan tipe orang yang seperti itu. Saya pernah coba dan stress, wkwk. Bawaannya nggak happy kalau misal tiba-tiba ada kegiatan yang "mengacaukan" pola makan yang sudah saya atur.

Usahakan tetap happy

Jika memang ada kondisi yang membuat itu semua tidak memungkinkan misalnya ada prioritas yang lebih utama, just let it flow. Banyak kok catering sehat yang bisa dipesan. Kalau terlalu mahal, bisa jajan gado-gado bumbu dipisah. Gaya hidup sehat nggak selalu mahal kok.

Thank you for stopping by! :-*
Instagram: @monicaagustami | Email: monicaagustami@gmail.com

You May Also Like

0 komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...