3 Hal Utama yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Foundation

by - January 08, 2019

Saya itu sering banget disambati orang-orang: MBAK, AKU BINGUNG MILIH FOUNDATION.

Sebagai Makeup Artist, saya memang diharuskan untuk bisa "membaca" kondisi kulit klien sehingga bisa menentukan jenis foundation yang cocok untuk klien saya. Jadi sebelum mengaplikasikan primer, foundation, dan segala macamnya, saya bakalan "membaca" karakter dari kulit dan bentuk wajah si klien. Sering juga bertanya, "Jenis kulitnya apa?" Karena saya yakin sih, si pemilik kulit harusnya bisa lebih paham kulitnya :)

yang perlu diperhatikan saat memilih foundation
Memamerkan sebagian kecil koleksi foundation

Tapi, kalau ditanya langsung dan diminta untuk memilih(kan) foundation, bingung sayatuuu.. Kenapa bingung? Karena saya bukan katalog berjalan, dan belum tentu foundation yang pernah saya gunakan sesuai dengan kebutuhan orang yang bertanya. Ditambah lagi, foundation yang pernah saya gunakan kebanyakan memang foundation yang untuk acara khusus yang membutuhkan makeup on point. Pasti rakyat jelata yang baru kemarin sore pengen belajar makeup nggak bakal doyan.

Biar kalian nggak bingung memilih foundation, pahami 3 hal utama yang perlu diperhatikan saat memilih foundation.

1. Pahami jenis kulit, lalu perhatikan label pada kemasan


Sebelum membeli foundation, pahami dulu jenis kulit sendiri ya, bunda: berminyak, kering, atau kombinasi? Karena beda jenis kulit, beda pula foundation-nya. Ibaratkan saja kulit kita itu tembok dan foundation itu cat. Kalau kayu di-cat menggunakan cat tembok, hasilnya nggak maksimal bukan? Begitu pula dengan kulit dan juga foundation. Kulit kalian berminyak, eh malah pakai foundation yang dewy finish, ya jelas saja dikelirukan. Kulit bakalan klenyit, Beb. Foundation nggak bakalan bisa tahan lama nempel di kulit.

Untuk membantu konsumen dalam memilih foundation, biasanya brand akan melekatkan label tertentu pada kemasannya. Misalnya saja label "matte" untuk foundation yang diperuntukkan bagi kulit yang berminyak, dan "dewy" untuk foundation yang diperuntukkan bagi kulit yang kering. Tapi semua balik lagi ke brand karena ada yang embel-embelnya "matte" ternyata hasilnya sama sekali nggak matte. Tetap harus rajin cari review, jangan malas.

yang perlu diperhatikan saat memilih foundation
Memiliki label "matte"


2. Kenali tekstur berbagai macam foundation


Untuk bisa mengenali tekstur foundation, kuncinya hanya satu, yaitu jangan malas swatch di counter. atau cari review di Youtube maupun blog sobat beauty blogger. Foundation untuk kulit kering biasanya memiliki tekstur yang tergolong cair karena bisa lebih nemplek ke kulit yang kering. Jadi bagi yang kulitnya kering sebaiknya hindari cream foundation karena biasanya teksturnya kering, bisa mlethek di kulitmu yang kering itu, Bunda.

Foundation untuk kulit berminyak biasanya memiliki tekstur yang lebih berat dan sedikit "lengket". Tekstur yang "lengket" bisa lebih "terkunci" ketika kulit sudah mulai mengeluarkan minyak berlebih. Tapi tetap kembali ke produknya sih, karena teksturnya Loreal Infallible Pro Matte Foundation nggak lengket dan nggak berat, tetap mantuls di kulit saya yang berminyak. Contoh foundation yang teksturnya lengket adalah Wet n Wild Photofocus Foundation.

yang perlu diperhatikan saat memilih foundation
Wet n Wild Photofocus Foundation


Untuk foundation yang teksturnya berat sebenarnya cocot nggak cocok sih di kulit yang berminyak. Karena kan kulit berminyak itu biasanya memiliki pori-pori yang besar. Nah, foundation dengan tekstur yang berat atau lengket biasanya susah "masuk" ke dalam pori-pori. That's why kulit berminyak beneran butuh yang namanya mattifying primer untuk menyamarkan pori-pori. Ribet? Ya, memang. Setiap jenis kulit memiliki penanganan yang berbeda. Bahkan sebenarnya juga kulit kering butuh primer yang menghidrasi kulit agar kulit nggak makin kering dan foundation tetap menempel.

3. Pahami undertone kulit


Beli foundation tapi keputihan? Nggak masalah! Maksimal lebih putih 1 tingkat atau 1,5 tingkat ya, kalau lebih ya, say good bye. Selama undertone-nya masih mashook, masih bisa diakali dengan bronzer maupun powder yang lebih gelap, nanti lama kelamaan pasti bisa lebih membaur.

Undertone kulit dibedakan menjadi tiga, yaitu warm, cool, dan neutral. Saya kasih tahu deh cara mengetahui undertone kita.

Warm undertone

- Apabila terpapar matahari, kulit akan menjadi kecoklatan. Seperti pakai foundation yang mengalami oksidasi gitu deh.
- Memiliki urat nadi berwarna hijau.
- Merasa lebih cocok menggunakan perhiasan warna emas dibandingkan dengan perak.

Foundation untuk kulit dengan warm undertone biasanya ada embel-embel "golden", "honey", atau "warm", misal: golden beige, warm beige, warm ivory, honey beige.

Cool undertone

- Apabila terpapar matahari, kulit akan menjadi pink kecoklatan. Seperti babi, eh nggak ding! Haram.
- Memiliki urat nadi berwarna biru.
- Merasa lebih cocot menggunakan perhiasan warna perak dibandingkan dengan emas.

Foundation untuk kulit dengan cool undertone biasanya ada embel-embel "pink" seperti pink ivory.

Neutral undertone

- Warna urat nadi susah didefinisikan. Tak apa, Bunda. Selama jenis kelamin Bunda masih bisa didefinisikan.
- Merasa cocok menggunakan perhiasan warna emas maupun perak.

Foundation untuk kulit dengan neutral undertone biasanya ada embel-embel "neutral" seperti neutral atau neutral beige.

Untuk penamaan shade, nggak semua brand memberikan penamaan sesuai dengan undertone dari foundation tersebut. Heran juga banyak brand yang seperti ngawur memberikan nama, padahal penting banget loh untuk panduan konsumen. Jadi untuk amannya tetap harus rajin cari review dan lihat swatch di internet ya. Dan ketika kalian sudah menemukan shade yang tepat, simpan foundation itu! Ketika ingin mencoba foundation baru, cari shade yang semirip mungkin.

Tips untuk kalian yang beli foundation langsung di toko, jangan swatch di tangan! Swatch saja di dagu bagian samping, jadi bisa dikira-kira kalau pakai foundation tersebut apakah bakal belang banget dengan leher kalian. Lalu semupeng apapun dengan salah satu foundation, nggak usah beli kalau memang nggak ada shade yang cocot darilada uangnya muspro. Tapi ya kecuali kalian pengen koleksi dan nggak dipakai untuk sehari-sehari. Nggak masalah.

"Keahlian" mendapatkan foundation yang cocok memang harus diasah, jadi ya pasti awal-awal memilih selalu salah, hahahaha. Tapi, tenanglah anak muda, seiring berjalannya waktu pasti akan hafal tekstur dan shade yang pas di hati, dan tentu saja harga yang sesuai wahai sobat miskinku.

Thank you for stopping by! :-*
Instagram: @monicaagustami | Email: monicaagustami@gmail.com

You May Also Like

4 komentar

  1. wah aku banget ini.
    suma gak ngerti kalo mau cari foundation. di toko semacam cocok, di rumah tida cocok. apa karena di toko lampunya mentereng atau karena termakan rayuan mbak mbak BA?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau aku sih biasanya karena lagi kebanyakan uang

      ........

      Delete
  2. Aku sering salah beli shade ka. Dan kulitku gampang banget menggelap. Solusinya sih aku punya satu foundi buat dicampur. Ribet bener dah. Tapi postnya membantu! Sering2 ya kaaa. I love you! 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes, aku juga begitu.

      Next aku malah mau tulis produk buat menyiasati produk2 seperti itu, hahahaha.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...