October 24, 2018

5 Menu Andalan Untuk First Meal, Agar Pagimu Lebih Cerah

Saya senang sekali memulai hari dengan yang manis-manis. Biasanya begitu saya bangun tidur, saya akan langsung melihat cermin begitu. Karena lihat cermin saja nggak bakal bisa wareg, setelah itu saya mulai membuat sarapan. Untuk sarapan pun saya juga lebih suka yang rasanya ada manis-manisnya. Kalau memang lagi nggak ada stock makanan manis ya saya bisa sarapan sambil lihat cermin.

Oke, sebelum dibalang panci dan muka saya di-lap pakai kanebo sama netijen..

menu first meal
5 menu andalan untuk first meal


Sarapan saya terbagi menjadi dua karena kalau langsung makan banyak, perut saya bisa langsung bloating dan terasa sesak. Untuk menu sarapan yang pertama kita sebut saja first meal ya. Sedangkan untuk menu sarapan yang kedua kita sebut second meal. Rodok keminggris, ben keren. First meal biasa saya makan sekitar jam 8, second meal saya makan sekitar jam 10.


Kali ini saya mau ngobrolin makanan untuk first meal dulu. Untuk yang second meal kita obrolin di lain kesempatan.

Untuk first meal, saya selalu pilih makanan yang bisa membuat badan saya terasa segar, nggak perlu susah-susah mengunyah, dan nggak membuat perut langsung terasa penuh. Sekedar makanan untuk membuat saya lebih bangun. Dan buat kalian yang sering tanya, pengen diet tapi bingung mulai dari mana, mulai dari bikin sarapan sehat dulu Bebqu. Simple.

Baca juga: 5 Langkah Mudah Memulai Diet

Ada 5 menu first meal yang jadi favorit saya.

1. Jus buah


Selain suka yang manis-manis, untuk first meal saya juga suka yang dingin-dingin. Contohnya saja juh buas. Yang paling sering sih jus jambu ataupun alpukat ataupun tomat. Eh tomat itu buah kan ya? :D

Saya agak kurang suka nyamilin jambu biji, jadi yawis saya bikin jus saja. Kalau alpukat sih saya masih suka nyamilin ya, cuma kalau kebetulan dapet alpukat yang agak (( mblenyek )) atau terlalu empuk saya lebih suka dibikin jus.

Untuk campuran jus-nya standar saja sih, buah ditambah air. Kalau ingin yang rasanya sedikit pekat ya saya campur soy milk, kalau lagi pengen lebih manis saya tambahkan madu satu sendok makan.

2. Smoothies


Banyak yang tanya apa bedanya smoothies dengan jus. Bedanya ada di komposisi. Biasanya, smoothies memiliki komposisi yang lebih kompleks dibandingkan dengan jus karena komposisinya pun juga bermacam-macam. Teksturnya pun menjadi lebih kental dan lebih mengenyangkan.

Kalau lihat di menu-menu cafe kekinian, smoothies yang dijual plating-nya indah sekali ya. Tapi kan saya anaknya anti ribet, apalagi pagi hari adalah waktu yang (( kemrungsung )) atau terburu-buru, keburu jumpa fans. Jadi ya malas sekali saya bikin smoothies dengan komposisi yang sak ndayak koplak. Plating juga nggak bakal sempat, masukkan jar atau Tupperware saja selesai.

menu first meal
First meal: smoothies


Komposisi smoothies yang biasa saya konsumsi:
- 1/4 buah naga
- 1 buah pisang ukuran sedang
- Daun mint secukupnya
- 150 ml soy milk

Nah, biar teksturnya lebih kental, pisangnya saya banyakin atau soy milk-nya yang saya kurangin, toh buah naga sudah mengandung banyak air yang membuat smoothies menjadi lebih encer. Oiya untuk buah bahan smoothies saya bekukan dulu di freezer. Jadi di hari Minggu tu saya bikin smoothies package. Buah naga dan pisang saya potong-potong lalu saya kemas ke dalam beberapa kantong plastik, jadi di pagi hari tinggal saya blender bersama dengan bahan-bahan yang lain.

Buahnya nggak selalu buah naga dan pisang, tergantung buah yang ada di bakul sayur, hahahaha. Banyak yang bilang kalau first meal jangan buah yang high sugar karena gula darah bisa meningkat drastis, tapi saya nggak terlalu mikirin karena ya buahnya secukupnya aja. Nggak njuk sebagor begitu. Be flexible saja, ges agar hidup lebih menyenangkan :)

Berhubung soy milk di pasaran kadar gulanya lumayan banyak sekitar 15 gram, kalau lagi pengen ngurangin gula soy milk-nya saya ganti pakai air putih. Atau kalau nggak ya 3:2, 100 ml soy milk dan 50 ml air putih. Kalau kalian lebih suka susu sapi ya monggo aja. Saya pakai soy milk karena alergi susu sapi :D

Oiya, beberapa orang mungkin ada yang lebih memilih green smoothies yang low sugar, smoothies yang terbuat dari sayuran dan mungkin dicampur dengan sedikit buah. Saya pernah coba beberapa kali dan saya nggak suka. Entah saya belum nemu kombinasi yang pas atau gimana ya. Jadi untuk saat ini saya lebih memilih smoothies yang terbuat dari buah-buahan. Nanti kalau sudah menemukan kombinasi yang pas saya bagi-bagi resepnya deh.

Baca juga: Resep Masakan: Orak-Arik Sayur High Protein

2. Yogurt dan potongan buah


Nah beda dengan susu sapi, saya nggak alergi yogurt. Kalau pengen yang sedikit mevvah, saya suka menjadikan yogurt dan potongan buah sebagai first meal. Yogurt juga bagus banget untuk pencernaan karena mengandung probiotik yang bisa memicu pertumbuhan bakteri baik di dalam pencernaan. Tapi... Kita harus hati-hati memilih yogurt di pasaran karena buanyak banget yogurt dengan label "healthy" tapi mengandung gula bisa lebih dari 25 gram.

Yummy Greek Yogurt untuk pendamping buah

Yogurt andalan saya adalah Yummy Greek Yogurt dan Yahuud Plain Yogurt karena kandungan gulanya sedikit. Iya, "Yahuud" itu merk yoghurt. Yahuud memang yahud. Kalau lagi pengen yogurt plain dengan sedikiiit rasa manis dan nggak terlalu asam saya pilih si Yummy. Tapi kalau lagi pengen yang tawar bener-bener plain saya pakai si Yahuud. Setiap varian Yummy Greek Yogurt memiliki nilai gizi yang berbeda-beda. Saya pilih yang stroberi karena proteinnya paling tinggi dan gulanya di bawah 10 gram.

Informasi gizi Yummy Greek Yogurt


Untuk buahnya, yang jadi favorit saya adalah pisang dan apel. Biasanya yogurt-nya saya campur 1 buah pisang ukuran sedang dan 1/2 buah apel ukuran sedang. Saya pilih apel karena dia keras jadi membutuhkan waktu lebih untuk mengunyah. Waktu makan pun menjadi lebih panjang, jadi mengurangi keinginan untuk ngemil. Kadang kan kita ngemil hanya karena pengen mengunyah ya, hahahaha.

4. Potongan buah


Kalau lagi males ribet nge-blender maupun lagi misquine tiada daun untuk membeli yogurt, pilihan paling simple adalah makan potongan buah. Buah yang jadi favorit saya adalah pepaya karena mengandung papain yang dapat membantu memecah protein dalam tubuh jadinya BAB lancar deh. Tapi lagi-lagi lihat kondisi. Berhubung sekarang lagi musim mangga, jadi ya saya sering juga makan mangga. Dari pengalaman, buah yang paling bikin kenyang adalah buah apel, jeruk, dan plum. Lumayan nah buat nahan lapar.

Kalau smoothies dan yogurt campuran potongan buah bisa menunda lapar 1-2 jam, kalau cuma potongan buah sih paling hanya bisa menunda lapar maksimal 1 jam. Setelah 1 jam biasanya perut saya "ganjel" pakai hot green tea, tanpa gula tambahan ya. Lumayan untuk menunda lapar dan bikin melek. Tapi kalau saya masih merasa lapar, ya sudah saya menyerah dan lanjut ke second meal.

5. Buah dan selai kacang


Ini menu first meal alternatif kalau saya bosen dengan potongan buah biasa. Jadi saya tu seneng banget nyocolin buah ke selai kacang. Selai kacang kan rasanya gurih asin ya, dicampur dengan buah jadi piyeeeee gitu, hahahaha. ENAK! Buah yang paling suka saya cocolin ke selai kacang adalah pisang dan apel.

menu first meal
Morin selai kacang pendamping buah

Dibandingkan selai yang lain seperti selai stroberi, saya lebih suka selai kacang karena kandungan proteinnya lebih tinggi dan gulanya pun rendah. Lagian kalau buah dicocolin ke selai stroberi kok sepertinya bakal terlalu manis.

menu first meal
Nilai gizi Morin selai kacang

Saya biasa pakai selai kacang Morin. Tapi kalau Skippy lagi promo ya saya pakai Skippy :))

Nggak setiap hari saya bisa makan dengan pola makan first meal dan second meal. Sering kali jadwal kantor padat dan ya saya langsung ke second meal. Atau malah saya lewatkan second meal dan langsung banyakin makan saat makan siang. Sekali lagi, be flexible Bebqu.

Thank you for stopping by! :-*
Instagram: @monicaagustami | Email: monicaagustami@gmail.com

1 comment:

  1. Mba mba, mau tanya nih. Porsi makan yogurt per hari nya seberapa yes? Aku tu lagi membiasakan diri makan yogurt tiap hari tapi tu bingung aja porsinya seberapa hahaha

    Love,
    deniathly

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...