May 22, 2018

Review: LACOCO dan COSVIE Untuk Perawatan Kulit Secara Menyeluruh

review lacoco dan cosvie
LACOCO HDE, COSVIE WHTE, dan Dek Mon

Banyak banget yang tanya tentang skincare routine saya, tapi saya selalu saja (( MAGER )) buat cerita soalnya sebenarnya skincare routine saya tu simple biyanget. Kurang mevvah jika dipamerkan di blog. Saya bukan tipe pengguna skincare yang berlapis-lapis dan kakean petingsi karena malas saja menunggu setiap skincare meresap, kemudian lanjut ke step selanjutnya.

Terkadang saya itu iri dengan teman-teman beauty blogger yang skincare-nya banyak sekali seperti barisan para mantan. Tapi tetap saja saya nggak mampu bertahan hidup dengan skincare routine yang pelique. Skincare routine saya se-simple: exfoliating toner, hydrating toner, essence, dan sunscreen (untuk siang hari) atau krim malam (untuk malam hari).

Eh, itu simple kan ya?

Walaupun saya simple dalam hal per-skincare-an, saya paham kalau perempuan itu nggak hanya harus merawat kulit di bagian tubuh yang terlihat seperti wajah, tapi juga harus merawat kulit hingga bagian tubuh yang tak terlihat. Agar apa? Agar ketika waktunya tidak lagi tak terlihat, nggak merasa malu.

Halah.

Kali ini saya akan membahas dua brand yang paham banget kalau merawat kulit itu harus secara keseluruhan, mulai dari bagian tubuh yang terlihat hingga yang tak terlihat. Yuk, kenalan dengan LACOCO dan COSVIE!

review lacoco dan cosvie
LACOCO HDE, COSVIE WHTE, tanpa Dek Mon

LACOCO dan COSVIE ini produk lokal yang baru saja di-launching tanggal 22 April 2018, gaes. Iya, produk lokal. Jangan dikira produk lokal kemasannya nggak bisa elegant. Kemasannya sesuai banget sama tagline-nya, yaitu "Elegant for Everyone".

Saya banget nggak sih? Elegant.

Oke. Sip.

Saya mulai dulu dari COSVIE, produk yang merawat bagian tubuh yang tersembunyi, bihihihihik.

COSVIE WOMAN HYGIENE TREATMENT ESSENCE (WHTE)


Essence untuk daerah kewanitaan? Hhmmm.. COSVIE berhasil membuat saya penasaran.

Awalnya, saya nggak "ngeh" kalau si COSVIE ini adalah produk yang dikhususkan untuk daerah kewanitaan karena kemasannya yang berbeda dengan produk lain yang sejenis. Salut untuk COSVIE yang sangat memperhatikan desain kemasan.

review cosvie
COSVIE WHTE

review cosvie
Pump COSVIE WHTE

Klaim:

“Perawatan khusus daerah kewanitaan yang diformulasikan dengan lactic acid, serta ekstrak manjakani dan lidah buaya. Menjaga kestabilan pH sehingga terhindar dari rasa gatal dan bau tak sedap di area kewanitaan. Dilengkapi dengan ekstrak bunga sakura untuk mencerahkan area kewanitaan”

Awalnya saya maju mundur untuk mencoba si COSVIE ini karena saya takut banget malah jadi keputihan. Perempuan mana sih yang nggak takut keputihan? Jagoan sekali.

Setelah mencoba COSVIE selama kurang lebih 3 minggu, alhamdulillah saya nggak mengalami keputihan. Dan sesuai dengan klaimnya, COSVIE sangat membantu dalam mengurangi bau nggak sedap di daerah kewanitaan saya. Bagi yang follow Instagram saya dan sering baca rubrik My Diet Journey di blog ini, pasti tahu kalau saya hobi banget olah raga, bisa 4-5 kali olah raga dalam seminggu. Ketika olah raga, keringat saya tuh NGGAK SANTAI BANGET WOY, dari atas sampai bawah basah semua, termasuk daerah kewanitaan saya. Kalau daerah kewanitaan sudah lembab atau bahkan basah, rawan sekali mengalami bau nggak sedap.

review cosvie
Klaim COSVIE WHTE

Untuk efek terhadap rasa gatal, saya belum tahu apakah memang berpengaruh atau tidak karena memang saya nggak gatelen di daerah kewanitaan saya. Untuk efek mencerahkan, saya juga nggak bisa cerita soalnya susah banget kalau mau memastikannya :D

Si COSVIE ini memiliki warna yang bening dengan tekstur yang cair hampir seperti air tapi masih sedikit lebih kental. Saya membutuhkan 3-4 pump dalam sekali pemakaian.

Saya sedikit kaget di pemakaian pertama karena memberikan sensasi hangat di daerah kewanitaan saya. Rasa hangat tersebut berlangsung bisa sampai 10 menit lebih. Sedikit aneh rasanya, mungkin karena belum terbiasa juga. Tapi saya akan lebih senang apabila tidak menimbulkan sensasi apapun.

review cosvie
Tekstur COSVIE WHTE

Cara pakainya gampang banget, yaitu tinggal oleskan pada bagian luar daerah kewanitaan pada kulit yang bersih dan kering dan tidak perlu dibilas. Saya sih nggak memakai si COSVIE ini secara rutin ya, saya hanya pakai jika memang saya merasa perlu saja. Saya biasa pakai setelah mandi pagi atau setelah selesai olah raga. Urutan penggunaan saya adalah cebok, keringkan daerah kewanitaan menggunakan tissue, pakai COSVIE, tunggu sekitar 5 detik hingga sedikit kering, kemudian saya tap-tap menggunakan tissue. Selesai.

LACOCO HYDRATING DIVINE ESSENCE (HDE)


Kemasannya mirip dengan COSVIE, hanya saja warnanya sedikit berbeda. Dan entah mengapa di awal-awal pemakaian, pump dari si LACOCO HDE cukup susah untuk ditekan, agak seret gitu loh seperti kondisi keuangan saya.

review lacoco
LACOCO HDE

review lacoco
Pump LACOCO HDE

Walaupun kulit saya tergolong sangat berminyak, saya merasa bahwa saya nggak hanya butuh pelembab, tapi saya juga butuh essence. Biasanya essence memiliki tekstur yang lebih cair dan ringan dibandingkan dengan pelembab sehingga mampu meresap hingga ke lapisan dalam kulit. Nah, jika lapisan terdalam kulit terhidrasi dengan baik, kulit nggak akan memproduksi minyak yang berlebih.

LACOCO HDE memiliki tekstur yang sangat ringan, cepat meresap ke kulit, dan sedikit memberikan sensasi dingin menyejukkan di kulit. Saya merasa kulit saya menjadi lembab atau "basah" tapi nggak klenyit. Dan bagi yang bermasalah dengan skincare yang wangi tenang saja karena si LACOCO HDE ini memiliki aroma lemon yang samar, jadi nggak akan terlalu mengganggu. Nggak nyegrak begitu loh.

review lacoco
Tekstur LACOCO HDE

Klaim:

"Memberikan perawatan terbaik untuk wajah. Melembabkan dan mencerahkan dalam satu waktu. Melazero sebagai bahan aktif telah teruji secara klinis dapat mencerahkan wajah tanpa membuat iritasi. Dilengkapi dengan vitagen (derrivative dari vitamin C) sebagai antioxidant yang bermanfaat sebagai anti aging."

Yang saya rasakan dan sesuai dengan klaimnya adalah si LACOCO HDE ini melembabkan kulit saya tanpa membuat kulit saya terasa makin berminyak. Jadi beneran terasa melembabkan dari dalam. Tapi untuk efek mencerahkan, saya belum merasakannya baik kulit secara keseluruhan maupun dari segi bekas jerawat. Menurut saya wajar sih karena mencerahkan wajah atau menghilangkan bekas jerawat nggak bisa dilakukan seketika, harus dengan penuh kesabaran seperti sabar menanti jodoh dipertemukan.

review lacoco
Klaim LACOCO HDE

Seperti biasa, hal yang paling saya takutkan ketika mencoba skincare baru adalah munculnya jerawat. Tapi nggak kok, si LACOCO HDE ini nggak memunculkan jerawat baru di wajah saya.

Secara keseluruhan, saya suka dengan LACOCO HDE. Alasan yang pertama, LACOCO HDE melembabkan kulit saya tanpa membuat kulit saya menjadi lebih berminyak. Alasan yang kedua adalah karena tidak menimbulkan efek negatif pada kulit wajah saya.

Walaupun LACOCO dan COSVIE merupakan brand lokal yang tergolong sangat baru, tenang saja karena dua brand ini sudah terdaftar BPOM. Sedangkan untuk label halal-nya masih dalam proses. Dan satu lagi, sudah tersertifikasi oleh PETA "Against Animal Cruelty".

Bagi yang ingin mencoba LACOCO dan COSVIE, sabar dulu yhua karena produknya masih belum beredar ke pasaran. Resmi beredar sekitar awal Juni. Tapi kalau mau ngintip harganya dulu bisa langsung ke Instagram @lacoco.id. Lumayan kan nabung dulu, jadi pas sudah resmi dijual bisa langsung cus beli.

LACOCO | COSVIE
Instagram: @lacoco.id

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...