September 11, 2017

[Review] The Body Shop Tea Tree Toner

review body shop tea tree toner

Sebelum menulis review The Body Shop Tea Tree Toner, saya iseng membuka-buka blogpost zaman past #halah. Ternyata saya sama sekali belum pernah review tentang toner. Pernah sih, buat short review tentang toner yang saya pakai, itu pun di blogpost skincare routine zaman saya masih kuliah. Nggak masuk hitungan lah ya kalau hanya short review. Padahal kalau dipikir-pikir, saya sering banget gonta-ganti toner. Tak perlu gonta-ganti gebetan, cukup gonta ganti toner. Sekali menggebet Mukidi ya, Mukidi. Tak perlu ada Mas Bangkit dan Mas Bagong. Saya mah setia *gebetan saja di-setia-in, unfaedah sekali*.

Walaupun saya sering gonta-ganti toner, saya merasa belum menemukan toner yang rasanya ces pleng (((ces pleng))) di kulit. Jadi, hati saya belum tergerak untuk ngobrol tentang toner apa yang saya pakai. Tapi, ternyata The Body Shop Tea Tree Toner ini berbeda dari semua toner yang pernah saya pakai sehingga membuat hati saya tergerak untuk ngobrolin toner yang satu ini.

Beberapa waktu lalu, saya diserang wabah jerawat yang cukup membuat saya merasa kokkzlyha. Bukan masalah penampilan, tapi sakitnya itu loh. Ngilu. Lebih ngilu dari cinta yang bertepuk sebelah tangan walaupun masih lebih ngilu sakit gigi. Kalau disuruh pilih sakit hati atau sakit gigi, saya pilih sakit hati!

Pehliuse, banyak Mukidi di dunia ini, tapi gigi cuma bisa tumbuh kembali 1 kali woy! Kalau ada apa-apa dan harus dicabut kan ompong :( #malahngomongingigi

Wabah jerawat tersebut terjadi bertepatan dengan turunnya THR. Dengan alasan habis dapat THR, saya iseng cari penyakit di counter The Body Shop. Kalau nggak dapat THR, sayang sis beli The Body Shop. Saya mah anaknya ngirit. Ngirit sama nggak punya duit emang beda tipis sih.

Di counter The Body Shop, mata saya jelalatan di bagian skincare seri Tea Tree, seri yang diperuntukkan bagi kulit berjerawat. Karena toner saya sudah mau habis, akhirnya saya pun memilih Tea Tree Toner. Selanjutnya, saya pun pulang dengan hati gembira dan penuh harap. Walaupun tidak sebesar harapanku padamu, Mas. Gembira karena saya beli nggak sekedar karena impulsive.

Baca juga: IMPULSIVE MAKEUP. HARUSKAH DIHENTIKAN?

Kemasan


Sesampainya di rumah, saya menimang-nimang The Body Shop Tea Tree Toner yang telah saya beli. Saya timang-timang tanpa anakku sayang. Saya perhatikan, kemasan seri Tea Tree ternyata baru. Bukan baru juga sih, hanya saja berbeda dari yang terakhir saya beli, yaitu sekitar 2 tahun yang lalu. Aelah, 2 tahun yang lalu masih aja diomongin. Saya gitu anaknya, suka mengungkit masa lalu. Hati-hati aja sih, buat yang mau bikin masa lalu sama saya #ihik.

Saya suka banget dengan kemasan yang sekarang dibandingkan dengan yang dulu karena terlihat lebih elegan dan kewl. Tadinya saya pikir kemasannya terbuat dari botol kaca, tapi ternyata terbuat dari plastik yang walaupun berwarna hijau, ternyata sedikit transparan. Saya suka tipe kemasan yang transparan karena saya jadi bisa memperkirakan kapan produk tersebut akan habis. Paling nggak bisa ancang-ancang ngumpulin duit buat repurchase.

review body shop tea tree toner


Tutupnya berbentuk flip top, pas banget buat orang yang teledor macam saya. Teledor karena saya punya hobi menghilangkan tutup botol yang nggak melekat pada badan botol. Tapi, mau menghilangkan kenangan kok rasanya susah. Untuk lubang botol, menurut saya sedikit kebesaran, sedikiiiiitttt banget. Kadang kalau lagi terburu-buru, saya jadi sering menuangkan kebanyakan. Padahal kan niatnya ngirit aja pakainya :(

Walaupun terhitung cukup mahal untuk sebuah toner, untungnya produk ini sangat-sangat awet karena botolnya geday. Cukup dituangkan sedikit sudah bisa untuk satu muka. Tapi, karena geday itu juga, produk ini cukup memakan tempat ketika saya bawa ke luar kota. Tapi, bisa diakali dengan memasukkannya ke botol yang lebih kecil kok.

Deskripsi Produk


Setelah puas memperhatikan kemasannya yang baru, saya beralih ke isi karena apalah arti kemasan bagus kalau ternyata nggak ada isinya, sis? Botol kosong dong, kayak hati saya aja.

Sama seperti toner lainnya, The Body Shop Tea Tree Toner juga berbentuk cair seperti air. Bedanya adalah toner ini memiliki semacam endapan sehingga harus dikocok terlebih dahulu sebelum dituangkan ke kapas. Serasa bartender #halah. Saya kurang tahu endapan tersebut apa karena di deskripsi yang tertulis di botol hanya ada tulisan "bubuk khusus".

review body shop tea tree toner


Saat pertama kali menuangkannya ke kapas dan mengaplikasikan ke kulit wajah, yang pertama menjadi fokus saya adalah aromanya. Aromanya strong kayak abang Ade Rai. Sebenarnya strong khas tea tree sih. Buat yang belum tahu aroma khas tea tree, mungkin bisa dibayangkan aroma minyak kayu putih. Sedikit mirip.

Setelah saya usapkan ke kulit, yang menjadi fokus saya selanjutnya adalah sensasi semriwing yang saya rasakan di kulit.  Selain semriwing, saya juga merasakan sedikit rasa clekit-clekit di beberapa bagian wajah yang berjerawat. Bagi saya, clekit-clekit yang saya rasakan nggak terlalu mengganggu. Lebih mengganggu mantan yang ngajak balikan.

Manfaat yang Dirasakan


Dulu, saya biasa mengaplikasikan toner dengan cara ditepuk-tepuk ke wajah. Tapi, saya lebih suka mengaplikasikan The Body Shop Tea Tree Toner dengan cara diusap karena menurut saya, saya jadi lebih bisa merasakan manfaat dari produk ini. Walaupun tetap nggak bisa merasakan tatih tayang dari Mukidi sih.

Berbeda dengan semua produk toner yang saya coba, toner ini bisa membantu untuk membersihkan kotoran yang nggak terangkat pada saat mencuci wajah menggunakan facial wash. Ini terbukti dengan kapas yang terlihat sedikit coklat setelah saya mengusapkan toner ke wajah. Padahal sebelumnya saya sudah membersihkan wajah menggunakan micellar water dan facial wash. Saya pun nggak memakai makeup yang berat, hanya BB Cream dan bedak.

Baca juga: [REVIEW] BB CREAM WARDAH EVERYDAY SERIES

Ah, seandainya produk ini juga mampu membersihkan sisa-sisa kenangan buruk saya bersama Mukidi. Ah, tapi kenangan memang nggak boleh dibersihkan. Kenangan harus dijadikan pembelajaran hidup! Haleluyaaah!

review body shop tea tree toner
Kelihatan kan kalau kapasnya coklat?

Selain merasa kulit menjadi lebih bersih, saya juga merasa sejak menggunakan produk ini, jerawat saya menjadi lebih cepat kering. Walaupun kulit wajah saya nggak bisa benar-benar bebas dari jerawat karena sepertinya karena hormon saya yang begitu, produk ini sudah sangat-sangat membantu.

Satu lagi manfaat yang saya rasakan dan menjadi alasan kenapa toner ini menjadi produk toner favorit saya adalah produk ini mampu mengurangi kadar minyak di wajah. Alhasil, makeup saya bisa menjadi lebih awet. Dari yang tadinya hanya tahan dari jam 8 pagi sampai jam 10 pagi, bisa menjadi tahan sampai jam 12. Padahal saya memakai produk makeup yang biasa saya pakai. Sweneng bwanget dweh nwemu produk ywang cwocok bwuat kwulit swaya ywang swuper bwerminyak iwni.

Ceritanya nulis sambil kumur-kumur.

Baca juga: [TIPS] AGAR FOUNDATION LEBIH TAHAN LAMA UNTUK KULIT BERMINYAK

Kalau dirangkum, beberapa manfaat yang saya rasakan setelah memakai The Body Shop Tea Tree Toner adalah kulit terasa menjadi lebih bersih, jerawat menjadi lebih cepat kering, kadar minyak di kulit menjadi berkurang. Dari manfaat yang saya rasakan, tentu saja ini termasuk produk yang akan saya repurchase. Bukan repurchase yang karena dapat THR, tapi benar-benar repurchase. Dengan catatan nggak tergoda dengan produk yang lain #uhuk.

Thank you for stopping by! :-*
Instagram: @monicaagustami | Email: monicaagustami@gmail.com

8 comments:

  1. Aku nggak punya ini, mau share in jar gak kak? wkwk nggak dink! Kemarin aku nyobain punya Lia dan ini nyaman yah ternyata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toner nggak bisa share in jar :(
      cucah.........

      Delete
  2. aq juga pake lotion tbs tea tree tapi blm nyobain yg toner nya ><
    udh nyoba clean&clear ? kl udah bagus yg mana sm tbs ?
    nice review

    www.lucyanaliu.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di aku kalau clean and clear nggak ngefek, Lucy :|

      Delete
  3. Aku belum sempet coba toner ini, baru sempet coba oil nya yang bagus untuk jerawat juga.
    Banyak yang bilang toner ini bikin wajah agak kering, tapi reaksinya pasti beda2 hehe.

    www.zeillamudev.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kulitnya normal atau kering kayaknya sih emang bakal bikin kering, tapi karna kulitku kayak tambang minyak malah kulitku sekarang jadi nggak terlalu minyakan :D

      Delete
  4. yaampun inget banget jaman kuliah dulu pakenya body shop, bahkan sekarang sampe udah ganti packaging gak pernah pake lagi hahaha

    xoxo,
    Beauty Appetite

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jaman kuliah itu brapa ribu tahun lalu? :)))

      Delete

Dilarang menimbulkan huru-hara dan menanyakan hal-hal yang sudah dijelaskan di post melalui comment :)))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...