January 25, 2016

[Personal Life] Dulu vs Sekarang


Sepertinya baru kemarin merayakan tahun baru, eh sekarang sudah minggu terakhir Januari. Dan nggak kerasa sudah jomblo 3 tahun *ndongkrok nang ngisor wit gedhang*

Selain nggosipin Mas Fedi Nuril yang barusan nikah dan bikin foto meme pernikahan Mas Fedi Nuril, apa saja yang sudah kamu lakukan di bulan Januari? Waktu Mas Fedi nikah, aku sih nggak heboh-heboh amat seperti tetangga sebelah, sebut saja Arum. Ya, gimana mau heboh, wong ya sudah biasa patah hati *lari-lari kecil*

OK, kita lupakan Mas Fedi! Mas Fedi saja nggak mikirin kita. Ish!

Di blog post kali ini, aku ingin berbagi tentang aku yang dulu dan yang sekarang, hahahaseeekkk.. *plok plok plok* Di dunia ini, hanya satu yang pasti, yaitu perubahan, baik perubahan ke arah yang lebih baik maupun sebaliknya. Salah satu perubahan yang terjadi adalah perubahan dalam diri kita. Dan perubahan ini pula yang seringkali menjadi salah satu penyebab putusnya suatu hubungan. *"Kamu sudah berubah! Nggak kayak dulu lagi!"*

Dari foto di atas, bisa dilihat kan perubahan penampilanku? Dari yang nggak pernah memperhatikan penampilan, sekarang malah jadi tukang dandan, hohoho.. Nggak hanya penampilan saja yang perlu diperbaiki. Sebagai manusia tentu saja kita punya keinginan untuk menjadi sosok yang lebih baik. Dan jujur, menjadi sosok yang lebih baik itu nggak semudah bilang, "Aku utang ya!", apalagi kalau yang perlu diubah adalah sifat kita yang sudah mendarah daging *halah*. Semua butuh proses.


Aku yang DULU


Rendah diri


Walaupun sekarang aku adalah sosok yang malu-maluin, dulu aku sempat melalui fase rendah diri. Presentasi di depan teman sekelas dan bertemu dengan orang baru adalah suatu bencana bagiku. Kalau dapat giliran presentasi, rasanya ingin menghilang. Kalau bertemu dengan orang baru, rasanya ingin pura-pura nggak lihat.

Ada satu alasan yang membuatku rendah diri, yaitu aku merasa bahwa aku nggak cantik. Aku benci gigi gingsulku, aku benci bekas jerawat di wajahku, aku benci tubuhku yang pendek, aku benci rambutku yang bergelombang, daaaaaan.. lain sebagainya. Ruaaaaarrr.. biyasak alay! Bahahahak..

Aku yang SEKARANG


Merasa rendah diri itu nggak enak banget banget banget!
Untuk mengatasi rasa rendah diriku, aku mencoba melamar pekerjaan yang memberikan aku kesempatan untuk selalu bertemu dengan orang baru dan berbicara dengan orang banyak. Dan doaku dikabulkan. Aku mendapat pekerjaan yang mengharuskanku menjalin relasi dengan banyak orang dan melakukan banyak presentasi di depan orang-orang yang hebat *pekerjaanku apa hayooooooo? :D* Awalnya sungguh luarrrrr biasak! Setiap presentasi, rasanya perut mules dan pengen pup. Ya, begitulah aku kalau sedang gugup. Bisa kalian bayangkan rasanya fokus presentasi, tapi di sisi lain fokus menahan perut mules. Bah! Sekarang sudah lebih dari 2 tahun aku bekerja, rasa mules yang dulu pernah ada, kini telah hilang *tsaaaaah*. Dan berkat teman-teman hebat yang ada di sekitarku, aku mulai belajar mencintai diriku sendiri.

And now, I love myself! With or without makeup of course! :D
You know yourself better than others. You don't need to explain everything. Let them judge you and hear what makes you a better human.



Aku yang DULU


Over Thinking


Menurutku, over thinking adalah sifat yang sangat merepotkan karena semisal kita punya ide, kemungkinan ide tersebut nggak akan terealisasi adalah kurang dari 50% dan hanya mengendap hingga membusuk di angan-angan *uopoh*. Alasan utama kenapa aku menjadi orang yang over thinking adalah karena aku takut berbuat salah dan takut kecewa, sudah cukup lah aku dikecewakan olehmu. Walaupun banyak ide yang ingin disampaikan dan direalisasikan, tapi karena takut salah dan takut ide tersebut nggak sesuai dengan ekspektasi, alhasil ide tersebut menguap begitu saja. Belum coba melakukan apapun, sudah mundur duluan. Maju takut, mundur pun enggan.

Aku yang SEKARANG


Puji Tuhan aku punya teman-teman yang walaupun menyebalkan, tapi selalu dapat diandalkan. Begitu aku mulai ragu dengan apa yang menjadi tujuanku, mereka memberiku banyak masukan dan untungnya mereka juga tahu diri, nggak hanya memberikan masukan tapi selalu siap di saat semuanya mulai terlihat mustahil dan di saat tanggal tua mulai mendekat *gaes, pinjem duit, gaesss..*



Aku yang DULU


Susah menyampaikan pendapat


Walaupun aku orangnya cerewet, aku termasuk orang yang susah menyampaikan pendapat di suatu forum karena seringkali aku takut pendapatku ditolak atau terdengar bodoh. Jadi, kalau ada perbedaan pendapat, aku lebih memilih diam. Padahal tak selamanya diam itu emas, seperti tak selamanya mendung itu kelabu.


Aku yang SEKARANG


Lama-lama capek juga memendam pendapat walaupun nggak secapek memendam perasaan. Pelan-pelan aku mulai belajar untuk menyampaikan pendapat. Awalnya, dimulai dari menyampaikan pendapat di forum kecil, kemudian aku mulai berani menyampaikan pendapat di forum yang lebih besar. Bahkan, aku bisa menyampaikan pendapat ke atasan tanpa segan-segan. Pendapat ditolak tentu saja sering, tapi ya nggak masalah. Sometimes, terlihat bodoh itu nggak buruk juga. Sekarang malah hobi mendebat orang, fufufufufu..

Sebenarnya, aku belajar menyampaikan pendapat dari dua temanku yaitu, Ajeng dan Utari. Kalau mereka berdua berada di situasi yang mereka nggak suka, mereka nggak segan-segan untuk menyampaikannya. Sering banget melihat mereka debat dengan orang lain. Dulu, aku cuma bisa senyum-senyum sebagai penonton. Sekarang, malah ikut bikin rusuh. Gank rusuh! *joget-joget*


Aku yang DULU


Suka menunda pekerjaan


Aku adalah anggota GAPATAR. Gerakan Apa-apa Ntar.
Mau buat tulisan di blog, NTAR.
Mau take foto buat di blog, NTAR.
Mau buat porto folio, NTAR.
Mau punya pacar, NTAR.
Jadi, tahu kan alasannya kenapa sampai sekarang aku masih jomblo?

Aku yang SEKARANG


Sialnya, GAPATAR ini benar-benar merugikan diri sendiri. Semua target jadi nggak tercapai. Ya, gimana mau tercapai lahwong sedikit-sedikit NTAR, tahu-tahu sudah tahun baru dan teman-teman seangkatan sudah pada nikah. Sekarang, aku sudah mulai mengurangi kebiasaan GAPATAR ini. Aku berusaha untuk mengerjakan apa yang bisa dikerjakan. Sebisa mungkin mengurangi glundang-glundung di kasur tanpa melakukan apapun karena time adalah waktu!

Kalau ada waktu luang, aku lebih memilih blog walking, take foto buat blog, menulis di blog, bikin FOTD, atau apapun itu yang bisa membuatku bahagia dan menghasilkan karya.


Masih banyaaaaaaaakkk banget sifat dan kebiasaan buruk yang masih perlu aku ubah. Dan itu adalah targetku di tahun 2016 ini. Semoga dapat tercapai. Amin.

Thank you for stopping by! :-*
Instagram: @monicaagustami | Email: monicaagustami@gmail.com

21 comments:

  1. mm.. kayaknya aku masih di posisi "aku dulu"nya kak Monica ;_; mau buat perubahan susah ya T,T semoga tahun ini bisa ngubah 1-2 hal kayak rendah diri dan over thinking, amiin!

    ReplyDelete
  2. yampun kak cantik banget. aku suka banget deh sama fotd yang paling bawah kanan

    ReplyDelete
  3. :") permisi numpang lewat.
    *nek iki ra mungkin dijawab jugangan :))))*

    Aaaaw, terharu mrebes mili, baca postinganmu ini mbroo, jadi makin semangat lagi untuk melakukan kebaikan & keajaiban yang lain lagi. Mari menjadi lebih baik lagi. Semoga energi positif selalu bersama kita semua. Ganbate!

    ReplyDelete
  4. Saya masih jadi gapatar person sekarang.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, itu memang sussssaaaaahhhh bgt dihilangkan :(

      Delete
  5. aku suka banget blognya kakak :) encourage banget! keep it up ya kak salam kenal
    indah - Bali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Indah!
      Waaaahhh.. terima kasih sekali :)

      Delete
  6. salam kenal, nyasar disini gara-gara DD creamnya wardah nih.
    dan post yang ini, bener banget. outer yang berubah jadi cantik, tapi inner yang berubah cantik itu yang bikin kakak keliatan bersinar. dan juga setuju banget, mengambil semua kesempatan yang ada di depan mata tinggalkan gapatar! :D aku juga sedang berusaha berbuat seperti itu. semangaat ya girl!

    ReplyDelete
  7. bener banget kak, walaupun tambah cantik outernya, tapi innernya juga harus diupgrade biar jadi cantik yang beneran :) aku juga sedang berusaha meninggalakan GAPATAR, dan berusaha buat meraih semua kesempatan yang ada tanpa jadi serakah :) semangat ya kak keep it up

    ReplyDelete
  8. Salam kenal mba monica.......sukak banget ama artikel ini, dapet hasil blogwalking dari blognya mba sekararum eh kebawa ke blog mba monika, makasih lho mba udah nulis artikel ini aku jadi lebih semangat semangat dan semangat lagi....mencoba untuk tidak rendah diri, mencoba enggak gapatar lagi, dan yang paling penting adalah mencoba untuk mencintai diri sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Wuri! Wah, thank you banget udah mampir ke blog aku :)

      Yap2! Hargai diri sendiri, maka orang lain pun akan menghargai kita ;)

      Delete
  9. ahahaha aku juga pernah posting yang beginian.
    Aku aksih judul metamorfosis.
    :D

    Yaa setiap apa yang ada di hidup kita, di hargai aja. Kalau di inget inget lucu kadang wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kasih hashtag #semuapernahalaypadazamannya :D

      Delete
  10. Kayak lagu aku yg dulu bukanlah yg sekarang.. haha. Menuju proses transform ini, sama overthinking dan gapatar/tarsok/procrastinator/apalah itu. Very inspiring :')

    ReplyDelete
  11. Keren, kak. Aku jadi termotivasi untuk berubah :')

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...