April 1, 2015

[Ngobrol Cantik] Dandanan Saya Salah? Saya Salah Selfie? Atau Saya Salah Pergaulan?

Setiap perempuan pernah mengalami fase salah dandan

Pernah kah kamu merasa sudah pakai makeup yang mahal sejenis MUFE atau MAC, tapi kok masih ada yang aneh dengan wajah kamu? Merasa wajah aneh, tapi bingung di bagian mana. Bingung bagian mana yang harus dibenerin.

Aku sebagai beauty blogger pun, pernah loh mengalami fase salah dandan. Nggak hanya salah dandan, tapi salah potongan rambut juga. Fatal banget kalau sudah salah potongan rambut. Atau mungkin potongan rambut sudah bagus, tapi kenapa masih berasa aneh?!

Kali ini, aku mau cerita-cerita tentang fase salah dandan yang pernah aku alami. Di fase salah dandan tersebut, ada 3 kesalahan fatal yang aku lakukan.

1. Salah tatanan rambut
Ini menjawab pertanyaan "Potongan rambut sudah bagus dan kekinian. Kenapa masih aneh??". Jawabannya adalah mungkin kamu salah tatanan rambut. Aku punya rambut yang bergelombang dan susah diatur. Mau tidak mau aku harus belajar "menjinakkan" rambutku sendiri. Di bawah ini adalah foto rambut polosku.

Mbak, rambutnya kenapa, Mbak?
Terpujilah wahai, penemu alat bernama catok rambut. Setelah aku menggunakan vitamin rambut dan mencatok rambutku, hasilnya seperti foto di bawah ini.

Hai, rambutku kece loh!
Tampak sekali kan perbedaannya? Padahal itu potongan rambutnya sama loh! Bahkan poninya pun sama. Aslinya, memang potongan poninya adalah untuk poni depan alias poni Dora. Pelajarannya adalah kalau memang poni depan dan pendek, jangan dipaksakan jadi poni samping. Hasilnya aneh bleh!
Apakah tatanan rambut kamu sudah cocok dengan wajah kamu? Coba diperhatikan kembali apakah kamu cocok dengan rambut lurus, rambut bergelombang, poni depan, poni samping, atau bahkan tanpa poni, bagus digerai, dikepang, atau diikat?

2. Foundation terlalu putih
Aku tahu, banyak perempuan ingin punya kulit putih yang mulus seperti artis Korea. But, trust me. Apapun warna kulit kita, kita tetap cantik kok, Kak. Kalau ada yang bilang kamu jelek karena warna kulit kamu, bisa hubungi aku. Biar aku gebugin. Aku bisa muaythai kok. *kibasin poni*
Kalau kamu memang penggemar makeup ala ala Korea atau Jepang, tetap dong, harus disesuaikan dengan kondisi kulit kita. Jangan sampai saking sukanya dengan makeup ala ala Korea atau Jepang, kamu jadi memaksakan menggunakan foundation yang jauh lebih terang dari kulit wajah kamu. ^^

Kak, kok pucat? Sakit ya?
Foto yang di atas, foundation yang aku pakai satu setengah tingkat lebih putih dibandingkan warna kulit asliku. Entah apa yang merasukiku hingga aku hilang kontrol membeli foundation dengan shade yang satu setengah tingkat lebih putih dibandingkan kulitku. Dan aku pun baru sadar setelah sahabatku komentar, "Mooooon.. kayaknya kamu perlu pilih shade yang lebih gelap deh!" Setelah kuamati, omaigat! >.<

3. Salah bentuk alis
Benar. Membentuk alis memang salah satu hal yang sangat sangat susah! Aku pun mengalami fase bingung membentuk alis. Padahal, alis berperan penting dalam membingkai wajah. Salah membentuk alis? Bye!

Sekilas memang alisku tampak biasa-biasa saja. Tapi, coba perhatikan. Lengkungan alisku sedikit aneh dan terkesan tanggung. Lengkungannya terlihat "patah". Bandingkan dengan alisku di foto berikut.


Coba deh, mulai perhatikan lagi alis kamu. Apakah pangkalnya sudah di-blend dengan baik? Apakah tebalnya alismu sudah pas? Apakah panjangnya pas? Apakah lengkungannya sudah pas dan sinkron?
Kalau kamu bingung cara membentuk alis, nggak apa-apa belajar pelan-pelan atau konsultasikan dengan teman yang menurut kamu lebih jago dalam membentuk alis.
.
.
.
.
.
"Rambut sudah bagus, shade foundation sudah pas, alis sudah bagus, saatnya selfie! Tapi, tapi, kenapa waktu selfie, jadi aneh lagi?! Kak, aku harus bagaimana?!"

Coba deh, perhatikan teknik kamu ketika selfie. Kalau salah teknik, walaupun kamu sudah dandan cantik, di fotonya tetap saja tidak akan terlihat secantik aslinya. Ada setidaknya 3 hal yang harus kamu perhatikan ketika selfie.

1. Jarak antara wajah dengan lensa kamera
Apabila jarak antara wajah dengan lensa kamera terlalu dekat, niscaya wajah kamu akan terlihat lebih mencembung. Jika memang ingin foto close up, jauhkan kamera kamu, kemudian zoom. Nggak mau dong terlihat jauh lebih gemuk di dalam kamera?!

2. Hati-hati menggunakan flash
Hindari menggunakan flash apabila kamu sedang foto close up. Mungkin shade foundation kamu sudah pas dan sesuai dengan warna kulit wajah kamu. Tapi, ketika menggunakan flash untuk foto close up, tentu saja wajah kamu jadi terlihat lebih putih dibandingkan dengan warna kulit leher maupun badan kamu. Coba baca postinganku yang Take Picture for Blogging.

3. Perhatikan kondisi kulit
Kondisi kulit dalam artian apakah kamu sedang berkeringat atau tidak? Apakah wajah kamu sedang berminyak atau tidak? Coba bayangkan kamu selfie menggunakan kamera DSLR, pakai flash, close up, dan wajah kamu sedang berminyak dan berkeringat. Meh!

Muka cembung dan wajah keputihan. Failed! *lari-lari kecil*
.
.
.
.
.
Ada satu hal lagi yang sama pentingnya dengan belajar dandan dan belajar selfie dengan baik dan benar. CARILAH TEMAN DENGAN BENAR. Teman bisa menjadi salah satu indikator apakah dandanan atau penampilan kamu sudah kece atau belum. Tapi, coba deh mulai memilah-milah teman. Mana teman yang omongannya bisa dipercaya, mana yang tidak.

Teman yang baik kadang omongannya memang menyakitkan hati, tapi jelas untuk kebaikan diri kita sendiri. Seperti aku. Aku punya teman-teman yang aduh, omongannya beneran deh, bikin sakiiiiiiit.

"Mon, ponimu lepek! Belum keramas?" - Malas keramas, Kak!
"Mon, bisa nggak sepatumu itu dibuang aja?" - Jelek, tapi enak dipakai, Kak!
"Mon, alismu panjang sebelah." - Panjangin yang sebelahnya lagi dooong..
"Mon, blush on mu ketebelan." - Ehehehehehehe..
"Mon, lipstikmu aneh. Ganti sana!" - Yoooooooooh..
"Mon, aku nggak suka kalau kamu pakai baju itu!" - Ya, udah tak copot baju.

Kamu justru harus curiga dengan teman-teman yang setiap saat selalu memujimu. Kamu pakai anu, dipuji. Pakai inu, dipuji. Pakai uni, dipuji. Jangan senang dulu, deaaaaar. Di dunia ini yang sempurna hanya Raisa. Percayalah.

Nggak ding! Hehehehehe..

Beneran deh, memilih teman yang tepat akan bisa membantumu berkembang menjadi orang yang lebih baik dalam hal apapun. Bayangkan saja kamu punya teman yang selalu memuji dan memujamu, tapi di belakang kamu, dia ngomongin yang jelek jelek tentang kamu. Membayangkannya sudah merinding. Takut, Kak. :'(

Selain mencari teman yang baik, hal yang nggak kalah penting adalah jadilah teman yang baik. Kalau ada teman yang menurut kamu ada yang salah dengan dandanannya, berilah saran yang membangun. Siapa tahu teman kamu memang nggak sadar kalau dia salah dandan. Kalau takut orangnya tersinggung, ya diam saja. Jangan malah semakin pura-pura memuji untuk menggodanya. Sudah tahu lipstik yang dipakai warnanya nggak cocok dengan warna kulit teman kamu, eeeeeeeh.. malah dipuji-puji, "Cocok banget lipstiknya. Semua warna kayaknya cantik kalau kamu pakai." Ih, jahat iiiiiih.. kalau kamu begituuuu.. *pukul-pukul manja*
.
.
.
.
.
Semua perempuan pada dasarnya cantik. Jangan sampai dandanan yang seharusnya meningkatkan kecantikan kamu malah membuat kecantikan kamu berubah menjadi musibah.
Selamat mengamati wajah dan dandanan sendiri, selamat belajar selfie, selamat mencari teman yang baik, dan selamat menjadi teman yang baik! \^^/

7 comments:

  1. hahahaha bener . ak susah membentuk alis. soalnya wlwpun dibentuk tp pojokan alis ku aneh (ada si bulu alisnya tp jarang . jadi terkesan lebar alisnya hahaha. )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, pelan2 aja belajar mbentuk alisnya :)

      Delete
  2. "Setiap perempuan pernah mengalami fase salah dandan" bener banget kak:)

    ReplyDelete
  3. foundation yg cocok untuk kulit kuning langsat berminyak kira2 apa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa coba Revlon Colorstay Foundation..

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...