April 5, 2014

Tutorial Smokey Eyes yang Sederhana dan Sedikit Cuap-Cuap

Sebenarnya, post tentang tutorial ini sudah aku anggurin selama berbulan-bulan. Belum selesai nulis, sudah bosan duluan. Ya, penyakit lama. Mudah bosan >.<

Ini saja aku sudah tidak ngeblog selama 2 bulan, bahkan lebih. Dulu zamannya beauty blogger masih belum sebanyak sekarang, aku cukup rajin menulis review. Tapi, entah kenapa setelah banyak beauty blogger yang bermunculan, aku lebih suka blog walking dibandingkan dengan menulis di blog sendiri. Ah, mungkin aku hanya bosan saja.

Jadi begini, aku punya sifat yang kalau sudah lelah dan banyak pikiran dengan suatu rutinitas, aku juga ikut lelah dan malas dengan hobiku. Seperti ada "I don't know what should I do and what I wanna do" momment. Sampai-sampai, aku sempat membiarkan alisku gondrong selama berminggu-minggu. Bahkan, rambut ketekku pun kubiarkan gondrong apa adanya.

Sebenarnya, banyak makeup look aneh-aneh yang ingin aku bikin, bahkan aku sudah punya palette eyeshadownya LT Pro (finally!). Selain malas, wajahku lagi banyak jerawat gegara nggak cocok dengan skin care yang berbotol gendut, berwarna hijau, varian tea tree, dan yang harganya cukup mahal, ya sebut saja The Body Shop. Oh, memang merknya The Body Shop, ya? Bukan, bukan karena produknya jelek, tapi kulitku saja yang puji Tuhan lebih cocok dengan produk yang murahan :"). Karena jerawatan itulah, aku malas nemplokin bermacam-macam makeup. Takutnya tambah parah dan jerawat tak kunjung sembuh. Ke kantor saja aku makeupless, paling hanya pakai concealer (wajib karena punya mata panda), bedak tabur, dan pensil alis. Ya, nggak apa-apa, toh aku tetap cantik tanpa makeup *kibas-kibas rambut*.

Helooooh, kok malah jadi curhat. Nggak apa-apa dong aku curhat ke kalian? Daripada curhat ke mantan. #eh

Sebelum ke tutorial, aku mau ngobrol dulu nih tentang smokey eyes.
Konsep smokey eyes sendiri adalah bagaimana caranya kita membaurkan eyeshadow sebagaimana sehingga (halah) dapat memberikan kesan berasap (smoke). Membuat smokey eyes nggak harus memakai eyeshadow warna gelap sih sebenarnya. Tapi, karena efek berasapnya lebih kelihatan kalau memakai eyeshadow warna gelap, jadinya smokey eyes lebih identik dengan eyeshadow warna-warna gelap.


1. Pakai krim mata.
Bagiku, krim mata itu penting banget diaplikasikan sebelum memulai makeup di bagian mata. Kenapa? Agar mata lebih lembab dan eyeshadow lebih mudah diaplikasikan dan lebih nempel. Selain itu, concealar yang diaplikasikan di bawah mata jadi nggak mudah retak.

2. Pakai concelar di bagian bawah mata.
Nggak lucu kan kalau udah keren matanya smokey eye, tapi kantung mata kemana-mana. Nanti dikira panda beneran. :D




3. Aplikasikan base.
Base diaplikasikan agar warna eyeshadow terlihat lebih nyata atau pigmented. Di sini aku memakai cream eyeshadow Viva yang warna hitam. Selain berfungsi sebagai eyeshadow, cream eyeshadow milik Viva ini juga ajib kalau dijadikan base.

4. Aplikasikan eyeshadow warna hitam di kelopak mata bagian bawah.
Di sini aku memakai single eyeshadow Bless. Selain pigmented, harganya juga tidak terlalu mahal, walaupun memang tidak terlalu awet kalau dipakai tanpa base. Oh, ya, jangan lupa eyeshadow dibaurkan ya!


5. Tambahkan eyeshadow warna coklat tua di atas eyeshadow hitam.
Warna coklat tua berfungsi untuk memberikan kesan gradasi sehingga dapat mempertegas efek asap atau smoke-nya. Untuk tutorial ini, aku pakai warna coklat tua dari eyeshadow Caring Colours.

6. Aplikasikan eyeliner warna hitam di bagian waterline.
Apabila tidak ingin terlihat terlalu galak, aplikasikan eyeliner hitam setengah waterline saja.



7. Aplikasikan sedikit eyeshadow hitam di bagian bawah mata.

8. Baurkan eyeshadow coklat.
Eyeshadow coklat tua dibaurkan agar terlihat efek berasap atau smoke. Untuk membaurkan eyeshadow, aku lebih suka menggunakan dome brush. Dome brush ini adalah eye brush favoritku karena selain nyaman untuk membaurkan eyeshadow, brush ini juga bisa digunakan untuk counturing.


9. Aplikasikan eyeshadow warna terang di bagian tulang alis sebagai highlight.

10. Aplikasikan pensil alis yang sedikit tebal agar lebih dramatis.
Di sini aku memakai pensil alis Fanbo. Teksturnya pas, nggak keras tapi juga nggak terlalu lunak. Daaaaan.. MURAH! :D


11. Aplikasikan maskara atau bulu mata palsu. SELESAI! ^^


Cukup panjang ya langkah-langkahnya? Sebenarnya ada sih, langkah yang lebih singkat. Tapi, aku suka yang ribet. Kalau nggak ribet nggak kerasa kalau hidup di dunia. :)))

Apabila memilih tampilan smokey eyes, sebaiknya pilih warna lipstik yang nude atau natural sehingga makeup tidak terlihat berlebihan.

Demikian sedikit curhatan dan tutorialnya. Semoga berguna, ya! ^^

6 comments:

  1. Salam kenal
    Aku kebalikan...lagi bosen sama rutinitas dan kerjaan,ehh malah baru ngeblog sekarang...dulu2 kmana aja,ga kepikiran hehehe....
    Eyeshadow viva bagus yaa,warnanya nempel kah...
    Ayo ditunggu postingan berikutnya yaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha,iya ya harusnya seperti itu. Tapi, entahlah .___.

      Nempeeel.. warnanya juga banyak! *meracuni* :))

      Delete
  2. kokkk ga ada fotdnyaaaaaaaa? penonton kuciwaaaaaaaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Post lama,Van.. Kayaknya waktu itu lupita foto muka :D

      Delete
  3. Apikk Brah.. *mung kui tok komene, sing penting komen*

    ReplyDelete

Dilarang menimbulkan huru-hara dan menanyakan hal-hal yang sudah dijelaskan di post melalui comment :)))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...